Fokus Kolektivitas

Posted: Februari 4, 2013 in Uncategorized

BALIKPAPAN- Keunggulan individu memang sangat dibutuhkan bagi seorang pesepakbola. Tapi, meski pemain tersebut punya kemampuan yang baik dalam sebuah tim harus mengutamakan pentingnya kolektivitas.

Nah, itulah yang terus menerus ditekankan Herry Kiswanto kepada skuadnya Persiba Balikpapan. Meski secara materi penggawa Persiba tak berlabel bintang, itu bukan alasan utama jika ingin timnya bisa melalui musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 ini.

“Saya pikir kekuatan sebagian besar kontestas ISL musim ini tidak berbeda jauh. Ada beberapa klub saja yang sedikit di atas kualitanya. Karena itu saya selalu tekankan kepada anak-anak untuk bermain dengan mengutaman kolektivitas tim,” kata Herkis-sapaan karib Herry Kiswanto.

Memang diakui Herkis, kolektivitas timnya belum maksimal. Namun setidaknya kolektivitas timnya terus membaik. Buah kolektivitas itu pula yang membuat Persiba mampu mengalahkan Arema Indonesia di match day ke empat lalu. “Sekarang pun demikian.

Persiapan menghadapi Persita dan laga setelahnya saya pikir kolektivitas tim harus terus di asah, apalagi sekarang ini anak-anak tengah on fire itu harus dijaga,” ujarnya. Memang tak bisa dipungkiri, sejauh ini beberapa penggawanya mengalami cedera, termasuk cedera panjang yang dialami Luka Savic.

Hal ini menyebabkan masih belum maksimalnya peran lini tengah timnya terutama sosok pengatur serangan. Tapi Herkis tetap berpedoman pada semangat kolektivitas. Dengan semangat tersebut kekuarangan yang akan bisa diatasi Beruang Madu-julukan Persiba. “Secara individu memang Luka Savic sangat kami butuhkan.

Tapi saya tidak mau tergantung pada satu dua pemain saja. Masih ada pemain lain yang saya pikir bisa berperan untuk posisi tersebut. Seperti dalam laga sebelumnya, kita bisa melalui itu. Hanya memang yang ada ini harus terus kita perbaiki untuk bisa lebih baik lagi,” terangnya.

Tak beda jauh dengan startegi sebelumnya. Menghadapi Persita, Herkis tetap berharap kolektivitas dalam timnya semakin apik. Kuncinya kata Herkis, jika anak asuhnya ingin mendulang hasil maksimal di setiap laga, bagaimana kolektivitas tersebut bisa berjalan secara mobile. “Kuncinya pada tingkat kedisiplinan.

Disiplinnya pemain akan berpengaruh besar pada tingkat kolektivitas tersebut. Karena itu dalam beberapa latihan ini saya terus memantau itu. Memang belum bisa dikatakan maksimal tapi setidaknya ada peningkatan,” tandas mantan libero Timnas ini.(san)

From : Balikpapanpos.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s